Minggu, 21 Februari 2016

TIPS MEMASAK CEPAT DAN HEMAT

HAI GUYSS... BACK WITH ME AGAIN SHARON!!!!! SAYA AKAN MEMBERI TAU TIPS TIPS UNTUK MEMASAJ CEPAT DAN HEMAT!! ENJOY....


Saat liburan adalah saat yang tepat bagi wanita yang tadinya hampir tidak pernah ke dapur menjadi pencoba resep sederhana yang bisa langsung dimakan. Bagi sebagian wanita, masak adalah aktivitas yang paling dihindari. Mengapa wanita malas masak ya? Mungkin alasannya kalau ke dapur, semua perabotan turun sehingga malas mencucinya. Ada lagi yang beranggapan kalau masak pasti menyebabkan badan berbau kurang sedap, ada lagi yang beranggapan bahwa masak hanya buang waktu saja karena kalau memaksakan diri memasak hasilnya kurang memuaskan dan berakhir di tempat sampah, sehingga lebih praktis ke restoran cepat saji saja. Namun, sekarang tidak perlu khawatir, ada beberapa tips untuk mengatasi ketakutan tersebut, yaitu: Kalau memotong kacang panjang, potonglah dengan gunting 5 kacang panjang sekaligus. Dengan demikian akan menghemat waktu daripada memotongnya satu per satu dengan pisau dapur. Untuk sayur sop dan sayur asem, gunakan bumbu praktis semacam Sajiku atau Racik yang sudah tersedia di warung terdekat. Begitu pula dengan lada bubuk, sudah ada Ladaku di warung. Ayam yang sudah dipotong dan dicuci lalu dibumbui diungkep. Setelah itu simpan di dalam lemari pendingin.  Untuk menggoreng  ayam ungkep, panaskan minyak goreng sampai bisa merendam ayam dengan api sedang, jangan sampai berasap. Masukkan ayam saat minyak panas, setelah kulit ayam mengering cepat-cepat kecilkan api agar bagian dalam ayam tetap lembab. Untuk ayam opor, tinggal blender bumbu-bumbu, tumis kemudian masukkan air santan ke dalam panci, terakhir masukkan ayam ungkepnya. Tambahkan bumbu penyedap rasa untuk sentuhan terakhir sebelum mematikan api kompor. Jika tidak ingin menambahkan penyedap rasa, gunakan perpaduan gula dan garam dengan komposisi yang tepat. Untuk menggoreng ayam mentah, pilih ayam kampung muda atau ayam negeri, balurkan bumbu selama 15-30 menit, tiriskan, lalu goreng. Cara menyimpan sayuran, bersihkan lalu bungkus dengan kertas simpan dalam lemari pendingin yang suhunya stabil, bukan dengan plastik, sedangkan kentang, labu, bawang simpan di tempat yang agak gelap dan sejuk, tempat yang memiliki aliran udara. Tomat, alpukat, kentang, kemangi, bawang merah, kopi, melon, madu, minyak, roti, dan sayuran sebaiknya jangan disimpan dalam kulkas, lebih baik pada ruangan dengan suhu kamar saja. Paling mudah masak sayur bayam, panaskan  air hingga mendidih masukkan potongan bawang merah, kunci atau kencur (sesuai selera), lalu bayamnya. Masak bayam tidak terlalu lama, karena selain rasanya pahit, zat-zat gizinya juga sudah hilang. Lauk paling mudah adalah telur, tempe dan tahu goreng tepung. Sekarang sudah ada tepung bumbu yang beredar luas di warung-warung atau bisa juga membuat bumbunya sendiri. Cara menggoreng ikan nila agar tidak heboh sendiri karena takut kecipratan minyak panas adalah dengan menggorengnya lalu cepat-cepat tutup wajannya, tunggu beberapa saat, balik dengan cepat sekaligus, kemudian tutup lagi. Akan tetapi cara ini riskan gosong, apalagi tutup wajannya tidak transparan. Lebih baik ikannya diselimuti tepung bumbu, setidaknya dapat mengurangi risiko terkena percikan minyak panas. Gunakan baju lengan panjang untuk melindungi lengan. Untuk mengatasi bau amis saat menggoreng ikan, rebuslah ampas kopi di kompor lainnya sampai bau amis tergantikan oleh harumnya ampas kopi. Kalau sayur keasinan bisa mencemplungkan kentang rebus, sehingga rasa asin terserap ke kentang. Kalau sayur kemanisan, tambahkan gula atau jika mau tambahkan sedikit cuka untuk memberi cita rasa segar. Agar santan tidak pecah, letakkan daun pisang di atas masakan yang diberi santan. Panasi dengan api kecil, tidak perlu sering diaduk. Agar masakan bersantan awet, kulit ari kelapa harus dikerik bersih dan sewaktu akan diperas gunakan air hangat bukan air dingin. Untuk menghemat minyak goreng, gunakan minyak goreng baru untuk menggoreng bawang, kerupuk atau kacang. Kalau sudah selesai menggoreng simpan dalam wadah bersih, nanti bisa digunakan lagi untuk menggoreng tahu, tempe, telur atau menumis sayuran. Kalau selesai menggoreng ikan, ayam, ikan teri asin, minyak biasanya menghitam dan mengental, jangan digunakan lagi ya. Untuk menjernihkan minyak jelantah, masukkan arang ke dalam minyak yang dipanaskan dalam suhu 80 derajat Celcius selama 30 menit. Sosis dan daging olahan sebaiknya disimpan di kulkas, kalau produk kalengan sebaiknya simpan di suhu ruangan saja karena sudah melalui proses sterilisasi. Untuk menghindari mata pedih saat memotong bawang merah, bawang merah sebelumnya diletakkan dalam freezer selama 10-20 menit, atau rendam dalam air es. Cuci perabotan masak segera setelah masak, jangan tunda-tunda sebelum malas bertambah. Selesai masak bersihkan lantai yang terkena cipratan minyak segera dan mandi untuk menghilangkan bau badan yang kurang sedap. Buang sampah pada tempat sampah organik (limbah sayur dan makanan). Berbagilah masakan Anda kepada tetangga agar bisa mencicipinya dan tidak hanya mencium harumnya saja. Semoga bermanfaat.

TIPS MEMASAK DENGAN BENAR

HAII JUMPA LAGI DENGAN SAYA JONATHAN FERDINAND COOLZ, SEKARANG SAYA AKAN MEMBERIKAN TIPS MEMASAK DENGAN BENAR






Banyak bahan pangan yang seharusnya kaya akan nutrisi akan tetapi jika dimasak dengan cara yang salah kandungan nutrisinya akan rusak bahkan hilang sehingga bisa berubah menjadi makanan yang tidak sehat.
Sesungguhnya banyak sekali cara untuk mengolah makanan yang mudah dan lezat serta tetap sehat untuk badan kita. Walaupun sekarang ini sudah banyak iklan Home Shopping Indonesia yang mempromosikan berbagai produk makanan yang terlihat sehat sehingga kita ingin membelinya. Walaupun produk yang kita beli itu belum tentu mengandung gizi yang diperlukan oleh tubuh kita.
Dari sinilah peran kita sebagi konsumen khusunya para ibu-ibu, agar dapat lebih bijak dalam membeli produk makanan yang sehat untuk dikonsumsi oleh keluarga. Beberapa hal yang harus kita ketahui dalam memilih produk makanan yang akan kita beli antara lain :
- Cek kandungan gizi dan nutrisi yang ada di dalamnya.
- Lihat juga komposisi dari bahan yang terkandung di dalam produknya, apakah baik untuk kita dan keluarga (seperti bahan yang pantang untuk kita konsumsi yang dapat menyebabkan alergi)
- Selalu cek tanggal kadaluarsa dari produknya
- Lihat nama produsen pembuat produk serta alamat pembuatnya.
- Terakhir harus dilihat apakah produknya memiliki Izin dari Depkes (BPOM)
Berikut ini kami akan menjelaskan cara memasak yang benar untuk kesehatan :
1. Broiling dan Grilling.image
Memasak bahan makanan dengan proses menggunakan panas api yang sangat tinggi secara langsung disebut dengan Grilling. Tempatkan makanan pada rak Grill tepat diatas sumber api jika kita ingin Grill di tempat yang outdoor.
Gunakan selalu keranjang panggang atau alumuniom foil khusus untuk makanan yang berukuran kecil seperti sayuran cincang, hal ini dilakukan untuk mencegah potongan sayur agar tidak berantakan kelaur melalui ruas-ruas rak yang ada di tempat Grill.
Taruh makanan pada tempat broil tepat di bawah sumber panas jika kita ingin memasak dengan metode Broil, yang harus kita ingat dalam menggunakan kedua metode memasak ini adalah pada saat memanggang lemak yang ada di dalam makanan akan menetes keluar sehingga kita harus sedikit berhati-hati dalam memasaknya.
2. Braising.image
Proses memasak dengan cara Braising secara umum didahului dengan merendam makanan terlebih dahulu ke dalam bumbu yang telah dipersiapkan, lalu menambahkan sedikit air, kemudian dilanjutkan dengan memasak makanan dalam keadaan tertutup dengan api yang kecil.
3. Steaming / Mengukus.image
Proses memasak bahan makanan dengan cara menggunakan uap air yang mendidih lebih dikenal dengan sebutan Steaming atau Mengukus. Walaupun dalam proses ini bahan makanan tidak bersentuhan secara langsung dengan air yang sedang mendidih, proses ini termasuk teknik memasak yang basah.
Karena proses ini menggunakan uap air untuk mematangkan bahan makanan dan seperti yang kita ketahui uap air adalah kumpulan air yang menguap. Jika memakai tekhnik ini, gizi dan nutrisi yang terkandung di dalam makanan bisa tetap terjaga dikarenakan bahan makanan tidak bersentuhan secara langsung dengan air.
4. Poaching.image
Didihkan dahulu air dengan bumbu lalu nyalakan api yang kecil di dalam air atau cairan yang memiliki aroma seperti kaldu, jus atau cuka, lalu rebuslah makanan ke dalam air tersebut sampai makanannya empuk dan matang.
Melalui cara ini kita dapat mempertahankan bentuk makanan saat proses memasak. Agar jumlah cairan dapat dipertahankan saat proses memasak, pilihlah panic yang tertutup dan sesuai dengan bentuk dan ukuran makanan yang dimasak.
5. Gunakan Bumbu dan Rempah-rempah Alami.image
Jika kita menggunakan rempah-rempah atau bumbu saat membuat makanan, yang tujuannya untuk menambah aroma, rasa dan warna pada masakan yang kita buat tanpa perlu untuk menambahkan minyak, kaldu atau garam.
Pilihlah bumbu atau rempah-rempah yang segar dan tidak layu, lalu kita tambahkan pada saat proses memasak. Gunakan rempah-rempah atau bumbu yang kering pada awal memulai memasak, lalu ketika ingin mengganti rempah kering dengan yang segar, gunakanlah sebanyak sepertiga dari jumlah rempah kering tersebut.
6. Baking / Memanggangimage
Kita bisa untuk memanggang bahan makanan ayam, sayuran, buah-buahan, daging dan makanan laut. Agar bisa memanggang, caranya adalah dengan menaruh makanan ke atas piring atau kedalam wadah tertutup seperti panci lalu dimasukkan ke dalam oven. Kita dapat memasaknya walaupun dalam keadaan tertutup, karena proses memanggang tidak perlu ditambahkan lemak atau minyak ke dalam makanan.
7. Roasting.image
Proses memasak dengan Roasting kurang lebih sama dengan Baking, akan tetapi perbedaannya adalah dengan Roasting adalah dengan menggunakan suhu yang lebih tinggi dan lama. Tujuan dasar dari Roasting ini adalah untuk membuat bahan makanan menjadi lebih matang dan kering dengan memakai oven.
Dalam memanggang dengan cara ini, proses berapa lama waktu yang dibutuhkan tergantung dari besar kecilnya bahan makanan pada saat memanggang dan terkadang kita perlu untuk memoles makanan yang dipanggang yang tujuannya untuk menjaga makanan agar tidak kering.
8. Stir-Frying /Menumis.image
Stir Frying adalah salah satu metode memasak yang tradisional dari Asia, caranya adalah memasak dengan cepat pada bahan makanan yang kecil atau tipis.Kita dapat memasaknya tanpa menggunakan lemak atau minyak jika menggunakan peralatan memasak yang anti lengket.
Karena metode ini hanya menggunakan sedikit minyak jadi secara tidak langsung aman dan sehat untuk kesehatan kita, hasilnya pun akan lebih maksimal jika kita menggunakan minyak lemak tak jenuh seperti minyak canola. Jika kita mengikuti resep tertentu, gunakanlah cooking spray, air atau kaldu rendah sodium untuk pengganti minyak agar kualitas rasa dan nutrisi pada makanan dapat tetap terjaga.


TIPS MENATA PERALATAN MEMASAK

HAI JUMPA LAGI DENGAN SAYA JONATHAN FERDINAND YG COOLZ INI...SEKARANG SAYA AKAN MEMBERI TAHU TIPS MENATA PERALATAN DAPUR DENGAN BENAR....ENJOY^^

Menata peralatan masak dan segala macam keperluan untuk memasak didapur mungkin dianggap sepele bagi sebagian orang. Namun hal ini perlu dilakukan untuk efisiensi dan agar lebih praktis saat mengolah makanan didapur.

Untuk menata peralatan keperluan masak didapur anda perlu membersihkan semua bahan-bahan ataupun bumbu yang mungkin telah tersimpan lama didalam lemari penyimpanan. Pisahkan antara bahan atau rempah-rempah yang yang masih dapat digunakan dengan bahan yang mungkin sudah melampaui maa kadarluasanya, khususnya bunbu instan yang mungkin telah tersimpan lama ditumpukan bumbu-bumbu dalam lemari. Bersihkan juga wadah-wadah penyimpanan bumbu dengan menggunakan air lalu keringkan.

Letakkan panci wajan atau perlatan masak lainnya dekat dengan kompor, hal ini diperlukan selain untuk menghemat ruang juga untuk memudahkan dijangkau saat proses mengolah makanan. Pastikan anda meletakan wadah ataupun piring dan peralatan dapur lainnya yang berbahan plastik jauh dari area kompor.

Tips menata peralatan masak di dapur,menata dapur,
Hal lain yang perlu ditata dengan baik adalah rempah-rempah dan bumbu yang sering digunakan dalam mengolah masakan. Menata rempah-rempah dan menyimpannya di dekat kompor pada rak rempah-rempah atau dalam lemari terdekat agar cepat bisa dijangkau saat memasak. karena pada saat memasak, terkadang diperlukan kesigapan antara menambahkan satu bumbu dengan bumbu lainnya untuk mendapatkan hasil masakan yang mengundang selera. Jika penempatan rempah-rempah maupun bumbu sulit dijangkau ataupun jauh dari jangkauan maka kegiatan memasak pun akan terhambat.

Mengatur dapur Anda sehingga makanan kaleng berada di tempat yang sama dan dapat ditemukan dengan mudah ketika saatnya untuk memasak makanan. Pastikan anak-anak Anda dengan mudah mencapai item yang mereka gunakan secara teratur, dan pastikan barang-barang seperti pisau, gunting, dan bahan kimia rumah tangga berada di luar jangkauan dan diamankan di lemari terkunci. Memanfaatkan penyimpanan makanan kedap udara untuk memperpanjang masa simpan makanan Anda.

Jika Anda memiliki peralatan kecil di meja dapur yang jarang digunakan secara rutin, sebaiknya anda menyimpannya dalam lemari penyimpanan terdekat, seperti pada lemari dibawah meja atau lemari yang  menempel didinding. Pastikan anda mudah menjangkaunya jika suatu saat anda memerlukannya. Hal ini untuk mengurangi benda-benda yang berserakan diatas meja pengolah makanan.

Demikian tips menata peralatan makan didapur. Semoga bermanfaat.

CARA MENATA LEMARI DAPUR

HALOO......JUMPA LAGI DENGAN SAYA SHARON MEYFANNY....SAYA AKAN MEMBERI TAU CARA MENATA LEMARI DAPUR DENGAN RAPI DAN BENAR...ENJOYY...^^


Apakah piring dan cangkir berjatuhan ketika Anda membuka lemari dapur? Jika sudah tiba waktu untuk menatanya kembali, Anda datang ke tempat yang tepat. Jalan terbaik untuk mengetahui cara menata lemari dapur adalah dengan memikirkan bagaimana menggunakannya. Barang-barang apa saja yang Anda gunakan setiap hari dan barang-barang apa yang perlu disimpan di bagian belakang lemari dapur? Keluarkan benda-benda yang tidak terpakai dan fokuslah membuat lemari dapur agar efisien, bersih, dan menarik. Jika lemari dapur sudah dirapikan, Anda pasti ingin memasak di dapur.
Bagian 1 dari 3: Membersihkan Lemari Dapur
  1. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 1
    1
    Keluarkan semua barang dari dalam lemari dapur. Cara paling mudah untuk melakukan penataan adalah ketika Anda mulai dengan keadaan bersih, tak terkecuali saat menata lemari dapur. Lanjutkan dan keluarkan semua piring, gelas, mug, panci, wajan, dan semua barang yang disimpan di lemari. Letakkan semuanya di meja dapur sehingga Anda bisa memperkirakan apa yang dimiliki dan apa yang dibutuhkan.
    Iklan
  2. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 2
    2
    Tentukan peralatan apa yang tidak terlalu digunakan. Anda mungkin memiliki beberapa gelas plastik yang dibawa dari restoran, setumpuk piring kertas, sebuah alat pembuat kopi lama yang sudah tidak bisa digunakan, dan lain sebagainya. Sekarang ini waktunya untuk menyortir peralatan dapur dan menyimpan peralatan yang hanya benar-benar digunakan saja. Menyingkirkan kekacauan akan jauh lebih mudah untuk membuat lemari tetap rapi.
    • Jika Anda memerlukan sesuatu, belilah sebelum menata lemari. Jika Anda menunggu, maka akan lebih sulit nantinya untuk menentukan ruang yang tepat di dalam lemari.
    • Pertimbangkan untuk menyumbangkan peralatan dapur lama ke yayasan sosial atau dijual obral untuk mengurangi peralatan yang tidak terpakai. Dengan memastikan kalau peralatan dapur lama Anda berpindah ke rumah yang baru dan tidak menjadi sampah akan memudahkan untuk membereskan benda-benda yang sudah tidak digunakan lagi.
  3. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 3
    3
    Bersihkan lemari dari bagian atas ke bawah. Sediakan beberapa perlengkapan kebersihan dan bersihkan setiap sudut, celah, dan pintu-pintu lemari. Bersihkan remah-remah makanan, cipratan minyak yang sudah memgering, dan debu agar lemari siap untuk digunakan untuk menyimpan peralatan makan dan dapur. Membersihkan lemari akan mencegah serangga agar tidak bersarang dan membuat barang-barang dapur menjadi segar.
    • Jika Anda tidak ingin menggunakan pembersih kimia, gunakan larutan cuka putih yang dicampur dengan sedikit air. Cairan pembersih alami ini sangat baik digunakan untuk membersihkan lemari dapur. Jika Anda membutuhkan bahan penggosok, soda kue bisa menjadi siasatnya.
    • Jika lemari dapur terbuat dari kayu yang tidak dicat, rawatlah dengan cara dibersihkan dengan pembersih yang tidak merusak materialnya.
  4. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 4
    4
    Alasi lemari dapur dengan pelapis kertas atau cork lining (pelapis berbahan gabus). Pelapis lemari yang segar akan membantu menghilangkan bau apak dan menciptakan ruang yang menarik untuk menyimpan peralatan dapur. Anda bisa memilih alas berbahan kertas, vinil, atau karet yang tersedia dalam ribuan tekstur dan pola.
    • Ukurlah lantai lemari dapur dan potong pelapis sesuai ukuran, lalu pasang di bagian dasar lemari.
    • Beberapa pelapis memiliki bagian belakang yang dilengkapi dengan perekat agar pelapis itu tetap menempel di lantai lemari.
  5. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 5


    5
    Masukkan kantung pengharum di sudut lemari agar segar. Kantung pengharum berguna untuk membuat lemari menjadi harum. Ambil beberapa daun-daunan dan rempah-rempah kering favorit Anda seperti lavender, kelopak mawar, atau batang kayumanis. Masukkan daun-daunan dan rempah-rempah ke dalam kantung kain kecil yang bagian atasnya diikat atau dijahit. Gantilah kantung itu setiap beberapa bulan sekali, ketika aromanya sudah tidak segar lagi.
    • Beberapa daun-daunan dan rempah-rempah tertentu dapat digunakan untuk menghalau serangga. Coba letakkan kantung berisi daun kayuputih, minyak tea tree, atau minyak jeruk lemon untuk mengusir serangga.
    • Jika Anda ingin mengusir bau tak sedap tanpa menggunakan wewangian, masukkan soda kue ke dalam kantung dan letakkan di sudut lemari.

  6. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 6
    6
    Belilah wadah penyimpan untuk meletakkan perlengkapan dapur berukuran kecil. Sekarang lemari Anda sudah bersih dan sudah dipasang pelapis, inilah waktunya untuk memikirkan cara menata perlengkapan dapur di dalam lemari. Sebenarnya Anda tidak perlu membeli wadah penyimpan, namun jika Anda memiliki banyak perlengkapan dapur yang berukuran kecil, maka wadah penyimpan ini bisa membantu mengurangi kekacauan dan membuat peralatan dapur tersimpan di tempatnya. Pertimbangkan untuk membeli beberapa benda berikut ini untuk lemari Anda:
    • Wadah penyimpan peralatan makan. Beberapa laci lemari dapur memiliki wadah penyimpan yang sudah terpasang, namun ada juga yang tidak. Jika laci lemari Anda tidak memilikinya, belilah sebuah wadah penyimpan yang harganya terjangkau.
    • Tempat gantungan cangkir teh atau kopi. Banyak orang yang memasang gantungan di bagian bawah lemari dapur, yang berada di atas meja dapur, sebagai cara untuk menyimpan cangkir kopi, mug, atau cangkir teh. Pertimbangkan hal ini jika Anda adalah pecandu kopi dan ingin cangkir-cangkir kopi Anda mudah dijangkau. Ini juga merupakan ide yang bagus jika Anda memiliki satu set cangkir cantik yang ingin dipajang.
    • Wadah-wadah untuk menyimpan bahan makanan kering atau bahan makanan lainnya. Jika Anda menyimpan terigu, gula, rempah-rempah, dan bahan makanan lain di dalam lemari dapur (berkebalikan jika Anda menggunakan dapur terpisah), Anda akan butuh wadah makanan yang kuat. Pilihlah wadah dengan tutup yang kencang agar serangga dan udara tidak bisa masuk.
    Bagian 2 dari 3: Menata Piring, Panci, dan Wajan
  1. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 7
    1
    Letakkan barang-barang yang akan disimpan. Atur barang-barang sesuai jenisnya. Ketika Anda menata lemari dapur, mengelompokkan benda-benda yang sama adalah hal yang masuk akal. Dengan cara itu, segala sesuatu lebih mudah diletakkan, dan Anda tahu berapa banyak barang bersih yang ada dan juga jika Anda tidak terlalu menyukai suatu benda.
    • Kelompokkan perangkat minum, yaitu gelas air minum, gelas jus, dan gelas sehari-hari lainnya.
    • Kelompokkan gelas-gelas berkaki, yaitu gelas anggur dan sampanye. Anda mungkin juga perlu menyimpan botol minum di tempat yang sama.
    • Kelompokkan piring dan mangkuk. Banyak orang yang meletakkan piring salad di atas piring makan untuk menghemat tempat. Kelompokkan pula semua mangkuk bersama-sama.
    • Pisahkan perangkat makan keramik China dan perlengkapan musiman lainnya.
    • Jika Anda memiliki lemari dengan bagian depan yang terbuat dari kaca, pertimbangkan perangkat makan apa yang ingin disimpan di bagian depan agar terlihat. Perangkat makan yang diletakkan di bagian depan itu bisa menjadi penghias dan juga bisa digunakan.
  2. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 8
    2
    Letakkan perangkat makan yang paling sering digunakan di bagian yang mudah dijangkau. Tentukan perangkat makan apa yang biasa Anda gunakan sehari-hari dan pilihlah lemari dapur yang besar dan bisa dijangkau untuk menyimpan barang-barang itu. Anda mungkin perlu memilih lemari yang diletakkan di atas meja dapur dan bukan di bawahnya, sehingga Anda tidak perlu membungkuk untuk mengambil perangkat makan yang paling sering digunakan. Jika lemari dapur memiliki beberapa rak, tempatkan barang-barang yang sering Anda gunakan di rak bagian bawah.
    • Piring makan, piring salad, dan mangkuk sereal masuk ke dalam kategori “digunakan sehari-hari”. Simpan semua perangkat makan ini dengan rapi di dalam lemari yang telah ditentukan.
    • Jika tidak ada ruang untuk piring-piring besar, Anda bisa menggunakan rak piring kering sebagai rak piring yang ditempatkan di atas meja dapur.
    • Di bagian dalam lemari yang terpisah, simpan gelas minum, cangkir kopi, mug, dan benda-benda lain yang digunakan setiap hari.
  3. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 9
    3
    Simpan perangkat makan keramik China dan benda-benda yang mudah pecah di bagian paling atas. Lemari bagian atas atau rak bagian atas dari lemari adalah tempat untuk menyimpan benda-benda kesayangan. Perangkat makan keramik China, gelas berkaki, pinggan yang mudah pecah , piring atau mangkuk saji, dan benda-benda semacam itu harus dirapikan dengan hati-hati di bagian yang lebih tinggi dan tidak mudah dijangkau.
  4. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 10
    4
    Letakkan panci dan wajan di bagian bawah lemari dekat kompor. Dapur setiap rumah itu berbeda, namun kebanyakan bagian bawah lemari (di bawah meja dapur) merupakan tempat yang paling baik untuk menyimpan panci dan wajan. Benda-benda ini seringkali berat saat diangkat dan tidak terlihat menarik untuk dipajang, sehingga masuk akal jika menyimpannya di tempat yang tidak terlihat dan tidak terlalu tinggi. Simpan panci dan wajan yang paling sering Anda gunakan di bagian bawah lemari yang paling mudah dijangkau. Simpan panci dan wajan yang tidak terlalu sering digunakan di rak paling bawah atau di bagian belakang lemari.
    • Mungkin akan lebih mudah jika menyimpan panci dengan menggunakan rak khusus panci yang bisa digantung di dinding di sebelah lemari. Dengan cara ini, Anda tak perlu lagi menumpuknya.
    • Sebagian orang menyimpan pancinya di bagian atas lemari. Jika lemari Anda tidak terlalu tinggi, Anda bisa menjadikan bagian atas lemari sebagai tempat penyimpanan panci.
  5. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 11
    5
    Tatalah peralatan makan di dalam laci peralatan makan yang datar. Simpan wadah penyimpan peralatan makan di laci yang lebar dan rata serta paling mudah dijangkau. Rapikan alat makan seperti garpu, sendok, dan pisau makan yang masing-masing ditata terpisah
  6. Bagian 3 dari 3: Menata Perlengkapan Kebutuhan Dapur Lainnya
  1. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 12
    1
    Tentukan tempat untuk menyimpan perlengkapan dapur lainnya.Perlengkapan dapur yang Anda gunakan setiap hari sebaiknya disimpan di meja dapur, namun Anda mungkin memiliki benda-benda lain yang hanya sekali-sekali digunakan seperti wajan pembuat waffle, alat pembuat jus, alat pengolah makanan, dan lain sebagainya, yang perlu disimpan di dalam lemari. Simpan benda-benda itu di rak yang terpisah atau di atas lemari. Anda mudah mengambilnya ketika memerlukannya, namun tidak menyusahkan Anda.
  2. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 13
    2
    Simpan makanan di lemari terpisah. Jika Anda ingin menyediakan ruang khusus pada lemari untuk makanan dan rempah-rempah, pilihlah ruang yang agak terpisah dari ruang untuk menyimpan peralatan dapur. Dengan demikian, hal itu akan menghindari sereal dan rempah-rempah tumpah ke atas perangkat makan yang bersih, jadi pastikan makanan disimpan di bagiannya sendiri.
    • Anda juga perlu memiliki bagian khusus untuk rempah-rempah di dalam lemari. Ekstrak makanan, daun-daunan, dan bahan-bahan makanan berukuran kecil disimpan di sini. Semuanya tergantung pada apa yang biasa Anda gunakan untuk memasak dan mana yang mudah dijangkau.
    • Anda mungkin lebih memilih untuk menyediakan laci khusus untuk rempah-rempah. Jika memang begitu, alasi laci dengan pelapis sekali pakai yang bisa diganti ketika kotor karena rempah-rempah yang berserakan. Taruhlah wadah khusus rempah-rempah di dalam laci.
  3. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 14
    3
    Tentukan laci khusus untuk benda-benda yang sering digunakan.Kebanyakan lemari dapur memiliki sebaris laci untuk menyimpan benda-benda yang tidak disimpan di lemari. Setiap dapur rumah tangga berbeda-beda menggunakan laci lemari dapur. Perhatikan peralatan dapur Anda dan tentukan bagaimana Anda menggunakan laci-laci ini.
    • Peralatan dapur penting seperti pembuka botol, pengupas kulit kentang, alat pemarut, dan pemecah bawang putih, biasanya disimpan di dalam laci yang sama.
    • Jika Anda sering membuat kue, Anda perlu menyediakan laci khusus untuk menyimpan mangkuk pengukur, sendok pengukur, dan peralatan membuat kue lainnya.
    • Pertimbangkan untuk menyediakan laci untuk menyimpan handuk dapur dan sarung tangan khusus oven.
    • Anda mungkin juga memerlukan lemari untuk menyimpan wadah makanan dan benda-benda lain seperti pembungkus alumunium dan pembungkus plastik.
    • Anda mungkin perlu menyediakan “ laci benda-benda tak terpakai” untuk pernik-pernik yang tidak bisa disimpan di bagian manapun seperti pulpen, karet gelang, kupon, kertas-kertas resep, dan benda-benda lain yang berguna.
  4. Gambar berjudul Organize Kitchen Cabinets Step 15
    4
    Letakkan peralatan kebersihan di bawah bak cuci piring. Daerah di bawah bak cuci piring adalah tempat yang sesuai untuk menyimpan segala benda agar dapur bersih. Kantung sampah, cairan pembersih, sarung tangan, persediaan sabun cuci piring, persediaan spons, dan lain sebagainya bisa ditemukan di bagian ini di setiap dapur rumah tangga. Jangan gunakan bagian ini untuk menyimpan makanan atau perangkat dapur.
    Iklan

Tips

  • Ketika membersihkan lemari, coba dulu larutan sabun dan air di bagian yang tidak terlihat untuk memastikan larutan itu tidak merusak lapisan cat lemari.
  • Pertimbangkan untuk membeli perangkat penghemat ruang seperti rak tumpuk dan rak penyimpanan untuk memaksimalkan ruang di dalam lemari dapur.
  • Periksa lemari dapur secara teratur untuk memastikan agar tetap tertata seperti yang direncanakan.
  • Anda juga bisa menaruh kamper pengusir kecoa dan serbuk pengusir semut di dalam lemari. Anda juga bisa melakukan pembasmian serangga setiap 6 bulan sekali.

TIPS MEMBERSIHKAN DAPUR ATAU PERALATAN DAPUR MENGGUNAKAN BANKING SODA

Hey guys, ini dia beberapa tips membersihkan dapur atau peralatan dapur menggunakan banking soda!!!!!



Baking soda adalah salah satu bahan masakan yang bisa didapatkan dengan mudah dan murah. Tapi, ternyata baking soda tidak hanya berperan saat Anda membuat kue saja. Dengan cara yang tepat, baking soda juga bisa jadi salah satu alternatif bahan pembersih yang lebih aman dan efektif, mulai dari membersihkan kerak gosong dari panci sampai membersihkan oven. Beberapa cara penggunaan baking soda sebagai bahan pembersih peralatan masak dan dapur adalah: 1.    Taburkan baking soda ke spons basah. Lalu, gunakan spons tersebut untuk membersihkan meja dapur yang sering Anda gunakan untuk meletakkan bahan makanan ataupun talenan Anda. 
2.    Campur 3 bagian baking soda dengan 1 bagian air. Lalu, gosokkan campuran tersebut pada peralatan makan dari perak dengan lap bersih. Bilas, lalu keringkan. 
3.    Taburkan baking soda ke lap bersih yang basah untuk membersihkan oven microwave Anda, baik bagian dalam maupun bagian luarnya. 
4.    Gosokkan baking soda pada wadah plastik Anda untuk membersihkannya dengan sempurna. Untuk membersihkan noda yang membandel, rendam wadah plastik pada campuran 4 bagian baking soda dan 1 bagian air. 
5.    Untuk membersihkan panci dan wajan, rendam panci dan wajan dalam campuran baking soda, cairan pencuci piring yang biasa Anda gunakan, serta air panas selama sekitar 15 menit. Lalu, gosok dan bersihkan panci dan wajan Anda seperti biasa. Untuk bekas gosong yang membandel, gunakan panci atau wajan untuk mendidihkan air yang telah dicampur dengan sekitar 2 sendok makan baking soda selama sekitar 15 menit. Lalu, bersihkan seperti biasa. 
6.    Saat mencuci piring, tambahkan 2 sendok makan baking soda ke dalam campuran air dan cairan pencuci piring Anda untuk membersihkan minyak dan sisa makanan yang menempel. 
7.    Noda teh pada cangkir atau poci teh kesayangan bisa dihilangkan dengan cara merendam cangkir atau poci teh dalam campuran 50 gram baking soda dan 1 liter air selama semalam. Setelah itu, cuci cangkir dan poci teh Anda seperti biasa. 
8.    Kecap pada resep ayam panggang kesukaan Anda bisa menempel pada pemanggang dan jadi sulit dibersihkan. Masalah ini bisa diatasi dengan cara menggosok pemanggang dengan sikat kawat yang telah diberi campuran 3 bagian baking soda dan 1 bagian air hangat. Setelah bekas minyak dibersihkan, bilas dan cuci pemanggang seperti biasa. 
9.    Untuk membersihkan oven gas Anda, buat pasta dari campuran baking soda dan air. Oleskan ke seluruh permukaan oven yang perlu dibersihkan, lalu biarkan selama semalam. Setelah itu, bersihkan dengan lap basah. Untuk membersihkan noda pada oven dan kompor yang tidak terlalu parah, campur 1 sendok teh baking soda dengan 2 sendok teh cuka atau perasan jeruk lemon, 1/4 sendok teh cairan pencuci piring, dan 1 cangkir air panas. Semprotkan cairan ini pada bagian oven dan kompor yang perlu dibersihkan. 

Anda juga bisa menambahkan harum yang lebih segar pada bahan pembersih dari baking soda ini dengan menambahkan perasan jeruk lemon. Penggunaan bahan kimia yang menimbulkan gas yang bisa berbahaya jadi bisa dikurangi bila Anda mengetahui cara tepat untuk membersihkan peralatan masak dengan banking soda.


 baking soda. 

CARA MEMBERSIHKAN DAPUR

Apakah Anda membutuhkan saran mengenai cara membersihkan dapur? Atau Anda tidak yakin bagian apa saja di dapur yang perlu dibersihkan? Walau terdengar seperti sebuah pekerjaan besar, membersihkan dapur tidak bisa diabaikan karena dapur merupakan tempat Anda menyiapkan makanan. Jadi, pastikan Anda secara rutin membersihkan semua area tempat memasak, peralatan memasak, dan perlengkapan untuk menghidangkan makanan.
Artikel ini menawarkan beberapa tips membersihkan dapur untuk membantu Anda melawan berbagai jenis kuman dan kotoran. Ada hampir sejuta jenis kuman di dapur. Walau sebagian besar di antaranya tidak berbahaya, ada beberapa kuman penyebab penyakit, seperti E. coli dan salmonela, terutama pada anak-anak dan orang tua. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dapur harus menjadi sebuah prioritas. Ada banyak tips dan trik membersihkan dapur untuk membuat dapur Anda berkilau dalam waktu singkat.
Membersihkan dapur tidak hanya terbatas pada mencuci peralatan memasak. Ada beberapa bagian di dapur yang mungkin tidak terpikirkan untuk Anda bersihkan, misalnya kenop kompor, tombol microwave, dan keran wastafel tempat cuci piring. Pada dasarnya, semua benda yang Anda sentuh dengan tangan kotor—termasuk setelah memegang daging mentah dan telur—perlu dibersihkan.Cara membersihkan dapurTips Membersihkan Beberapa Bagian di Dapur Anda
Mengetahui cara membersihkan dapur tentu mencakup mengetahui produk apa yang tepat digunakan! Pertimbangkan produk apa saja yang akan Anda pakai untuk membersihkan dapur. Selalu tes produk pembersih di bagian kecil yang tersembunyi dan ikuti petunjuk pemakaian produk tersebut.
1. Cara Membersihkan Kompor
Kompor dapat dibersihkan menggunakan produk pembersih apa saja. Meski begitu, Anda lebih baik menggunakan produk yang diproduksi khusus untuk menghilangkan noda lemak atau sisa percikan minyak, seperti Cif Power Spray. Semprotan pembersih dapur memudahkan cairannya menjangkau sudut-sudut dan celah-celah sempit. Jangan lupa untuk selalu membaca petunjuk yang tertera pada kemasannya.
2. Cara Membersihkan Wastafel dan Keran di Dapur
Ada dua kekhawatiran yang muncul pada saat membersihkan wastafel dan keran di dapur. Pertama, kedua bagian ini merupakan tempat perkembangbiakan kuman, jadi Anda perlu membersihkannya secara menyeluruh setelah memasak. Gunakan sabun yang efektif untuk mematikan kuman.